RSS

Semakin Percaya Diri dengan Operasi Vagina

img

Swanscombe, Inggris, Operasi vagina makin banyak diminati wanita, khususnya yang sudah menikah atau memiliki anak. Operasi plastik ini bahkan sudah menjadi tren kosmetik baru bagi wanita yang ingin meningkatkan kepercayaan dirinya.

Salah satu wanita yang mendapat manfaat dari operasi vagina adalah Debra Hooker, perempuan berusia 45 tahun asal Swanscombe, Inggris.

Sudah 9 bulan sejak Debra melahirkan putranya, Samuel, ia menolak untuk melakukan hubungan seks dengan suaminya. Ini tidak ada hubungannya dengan kurangnya waktu karena harus merawat bayinya, tetapi Debra hanya terlalu malu dengan tubuhnya.

Namun dengan melakukan operasi vagina, Debra telah memiliki kehidupan seks yang baru. Dan dia bukan satu-satunya orang yang mendapatkan keuntungan dari operasi vagina. Data statistik menunjukkan bahwa operasi vagina dengan cepat menjadi salah satu prosedur bedah yang paling diminta.

“Ini benar-benar hal terbaik yang pernah saya lakukan. Saya merasa malu melihat ke bawah (organ kelamin) setelah memiliki bayi, tapi itu bukan hanya tentang penampilan. Ada implikasi kesehatan fisik jika vagina tertarik dan cacat,” jelas Debra, seperti dilansir Mirror.co.uk, Rabu (11/5/2011).

Operasi vagina (designer vagina procedures) terbagi menjadi dua kategori, yaitu labiaplasty, yang memperpendek labia bagian dalam yang menonjol, dan Vaginoplasty untuk memperketat dinding vagina.

Data National Health Service (NHS) Inggris tahun 2009 menunjukkan peningkatan 70 persen jumlah wanita yang melakukan labiaplasty dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Terdapat 1.118 operasi di tahun 2008 dibandingkan dengan 669 pada tahun 2007, dan 404 pada tahun 2006.

Dan beberapa klinik di Inggris, salah satu penyedia layanan bedah kosmetik terkemuka telah melakukan 15 operasi vagina tahun ini dan memprediksikan akan menyelesaikan 90 operasi lagi selama periode 12 bulan. Jumlah tersebut meningkat 58 persen pada 2010, yang mulanya hanya 57 operasi.

Dr Lawrence Mascarenhas, dokter kandungan konsultan NHS dan sektor swasta menuturkan bahwa ia melakukan rata-rata 12 operasi vagina setiap bulan.

“Labiaplasty lebih merupakan prosedur kosmetik simetri untuk meningkatkan penampilan estetika, sedangkan vaginoplasty adalah untuk memperbaiki masalah yang mungkin timbul karena memiliki dinding vagina membentang (lebar), misalnya karena melahirkan,” jelas Dr Lawrence Mascarenhas.

Menurutnya, banyak wanita yang menjalani labiaplasty karena menderita komplikasi, dan wanita tidak perlu mengambil risiko yang tidak perlu untuk menciptakan vagina yang sempurna.

“Tapi dengan pembedahan semua ada risiko. Ada sedikit ruang untuk kesalahan dengan prosedur seperti ini karena jika terlalu pendek Anda bisa memotong suplai darah ke klitoris, yang berarti hilangnya sensasi seksual, secara permanen,” jelas Dr Mascarenhas.

Selain itu, seperti dikutip dari Mamashealth, risiko utama dari operasi peremajaan vagina adalah perdarahan yang berlebihan, infeksi, serta risiko jaringan parut yang dapat memicu komplikasi pasca operasi.

Risiko jaringan parut biasanya menjadi masalah yang lebih serius pada operasi ini dibandingkan dengan operasi lain, hal ini karena sifat sensitif dari vagina.

Sebuah studi baru-baru ini di Kings College London melihat adanya hubungan antara labiaplasty dan peningkatan ketersediaan gambar-gambar porno secara online.

“Itu tidak masuk akal bagi saya. Wanita membandingkan dirinya seperti yang gambar media (media porno). Jika seseorang datang kepada saya dengan gambar vagina, saya akan merujuk mereka ke psikolog. Gambar-gambar itu tidak realitis, bahkan sudah diolah digital,” tegas Dr Mascarenhas.

Tapi Debra merasa ngeri dengan hubungan antara pornografi dan operasi vagina yang dijalaninya.

“Saya pikir itu sangat menghina perempuan seperti saya. Saya ingin terlihat dan terasa seperti wanita normal. Saya tidak ingin terlihat seperti bintang porno, saya ingin bisa berjalan dan melakukan hubungan seks dengan pasangan saya tanpa mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan,” jelas Debra.

sumber : Merry Wahyuningsih – detikHealth

http://health.detik.com/read/2011/05/11/182206/1637614/763/percaya-diri-dengan-operasi-vagina?881104755

 
 

Wanita Produktif Lebih Rentan Terkena Penyakit Autoimun

img

Jakarta, Penyakit autoimun yang menyerang seseorang biasanya lebih sulit untuk diobati. Tapi ternyata perempuan yang berada dalam usia produktif cenderung lebih rentan terkena penyakit autoimun.

“Wanita usia produktif adalah sasaran atau rentan terkena penyakit autoimun seperti artritis reumatoid dan lupus,” ujar Prof Handono Kalim, MD dalam acara Diskusi Uji Klinis Pasien Artritis Reumatoid dengan Obat Tocilizumab di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (6/5/2011).

Sistem kekebalan tubuh atau sistem imun seharusnya menangkap benda asing dan menghancurkannya. Tapi pada orang yang memiliki penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuh ini justru menyerang dirinya sendiri.

Prof Handono menuturkan fungsi sel di tubuh dipengaruhi oleh hormon yang salah satunya adalah hormon estrogen yang banyak terdapat pada perempuan. Kondisi ini yang membuat perempuan rentan.

“Sedangkan pada usia produktif, kadar hormon estrogen cenderung sedang berada di puncaknya atau tinggi, sehingga perempuan yang berada di usia produktif cenderung lebih rentan,” ujar guru besar FK Universitas Brawijaya ini.

Lupus merupakan penyakit autoimun yang kronik atau menahun. Lupus juga sering disebut dengan penyakit seribu wajah karena gejala yang muncul menyerupai penyakit lain (mimikri). Selain itu penyakit ini juga bisa menyerang seluruh organ tubuh.

Sedangkan artritis reumatoid adalah salah satu bentuk penyakit autoimun yang paling umum dan ditandai dengan peradangan kronis pada sendi-sendi. Penyakit ini bersifat jangka panjang dan kronis serta bisa menimbulkan komplikasi di berbagai organ tubuh.

Penyakit autoimun yang menyerang seseorang sebaiknya dideteksi lebih dini dan segera ditangani sehingga mencegah komplikasi pada bagian tubuh lain serta bisa meningkatkan kualitas hidupnya. Selain itu pengetahuan mengenai penyakit autoimun seperti artritis reumatoid ini juga harus ditingkatkan.

sumber  : Vera Farah Bararah – detikHealth

http://health.detik.com/read/2011/05/06/151752/1634079/763/wanita-produktif-lebih-rentan-terkena-penyakit-autoimun?881104755

 
Leave a comment

Posted by on May 6, 2011 in Article, Health, Ilmiah, Social

 

Semprotan untuk Pembersih Miss V Belum Tentu Bermanfaat

img

Jakarta, Beberapa wanita percaya bahwa menggunakan pembersih atau penyemprot vagina (vaginal douching) dapat memberikan manfaat dan merawat organ intimnya. Padahal cara pembersihan vagina ini justru dapat memberikan dampak negatif.

Vaginal douche adalah proses pembilasan atau pembersihan vagina dengan menyomprotkan air atau larutam tertentu ke dalam rongga vagina untuk berbagai alasan.

Sebagian wanita memilih untuk menggunakan douche (semprot vagina) untuk berbagai alasan. Banyak dari mereka masih percaya dengan mitos atau informasi yang salah tentang vaginal douche.

Berikut beberapa alasan mengapa wanita menggunakan vaginal douche dan fakta sebenarnya, seperti dilansir about.com, Senin (4/4/2011):

1. Membersihkan sisa darah usia menstruasi
Untuk membersihkan sisa-sisa darah di akhir masa menstruasi sebenarnya tidak memerlukan vaginal douche karena tubuh memiliki kemampuan sendiri untuk membersihkan vagina dengan mengeluarkan lendir.

2. Menghindari kehamilan atau penyakit menular seksual
Semprot vagina bukan merupakan kontrasepsi yang bisa mencegah kehamilan apalagi penularan penyakit seksual. Menyemprotkan air, cuka atau bahan lainnya ke dalam vagina bukan hanya akan tidak mencegah kehamilan, ini bahkan dapat menyebabkan infeksi jamur.

Sperma melewati leher rahim dalam hitungan detik, sehingga pada saat menggunakan semprot vagina, telur mungkin sudah dibuahi.

3. Mengurangi bau vagina
Wanita yang mengalami bau vagina membutuhkan diagnosa dokter yang tepat untuk menentukan penyebab bau tidak sedap yang mungkin bisa jadi merupakan tanda infeksi atau masalah serius lainnya. Menggunakan vaginal douche hanya akan mempersulit kondisi tersebut.

4. Merasa bersih
Vagina tidak memerlukan pembersih semprot seperti vaginal douche karena vagina benar-benar memiliki kemampuan pemberihan sendiri.

5. Mengobati infeksi jamur atau infeksi bakteri kronis
Dokter mungkin akan meresepkan vaginal douche untuk kasus tertentu seperti infeksi jamur atau infeksi bakteri kronis. Tapi untuk kasus ini, semprot vagina harus dilakukan di bawah pengawasan dokter.

Apakah vaginal semprot vagina sehat?

Secara sederhana jawabannya adalah tidak. Menurut sebuah studi yang diterbitkan oleh American Journal of Public Health, semprot vagina dapat mengurangi kesempatan wanita untuk hamil selama bulan tertentu sekitar tiga puluh persen.

Penggunaan vaginal douche secara teratur juga dapat mengubah keseimbangan kimiawi halus di vagina dan membuat wanita lebih rentan terhadap infeksi.

Semprot vagina dapat menyebabkan bakteri baru masuk ke dalam vagina yang dapat menyebar sampai melalui rahim, leher rahim dan saluran tuba. Peneliti telah menemukan bahwa wanita yang melakukan semprot vagina secara teratur mengalami iritasi vagina dan infeksi seperti bacterial vaginosis dan peningkatan jumlah penyakit menular seksual.

Selanjutnya, penggunaan rutin semprot vagina dapat berisiko lebih tinggi secara signifikan mengembangkan penyakit radang panggul (pelvic inflammatory disease atau PID), yaitu suatu kondisi kronis yang dapat menyebabkan infertilitas atau bahkan kematian, jika tidak ditangani.

Bacterial vaginosis dan PID dapat menyebabkan dampak serius yang mempengaruhi pada kehamilan seperti infeksi pada bayi, masalah persalinan dan kelahiran prematur.

Untuk alasan ini, semprot vagina tidak lagi dianjurkan sebagai cara yang aman atau sehat untuk membersihkan vagina.

Satu-satunya cara yang aman dan sehat untuk membersihkan vagina adalah membiarkan vagina membersihkan dirinya sendiri. Keseimbangan kimiawi lembut vagina sangat sensitif dan mudah terganggu oleh bilas vagina rutin.

sumber : Merry Wahyuningsih – detikHealth

http://health.detik.com/read/2011/04/04/170433/1608351/763/semprotan-untuk-pembersih-miss-v-belum-tentu-bermanfaat?ld991107763

 
Leave a comment

Posted by on April 4, 2011 in Article, Culture, Health, Ilmiah, News, Science, Social

 

7 Cara Cerdas Meningkatkan Jumlah Pelanggan RSS


Kali ini saya ingin sekedar membagikan pengalaman saya tentang bagaimana cara meningkatkan jumlah pelanggan RSS blog ini dari 0 hingga 461 pelanggan dalam waktu 6 bulan.

Jujur saja, waktu 6 bulan adalah waktu yang lama. Ada banyak blogger yang mampu mendapatkan ratusan bahkan ribuan pelanggan RSS bahkan dalam waktu mingguan. Saya sekedar blogger biasa. Bukan blogger “istimewa”. Jadi cara-cara yang saya pergunakan untuk meningkatkan jumlah pelanggan RSS di blog ini pun sekedar cara-cara biasa yang saya yakin Anda pun bisa melakukannya.

Saya pribadi terus terang memang cukup merasakan manfaat memberikan layanan berlangganan RSS Feed untuk pembaca blog ini. Meskipun traffic pengunjung dari search engine masih ngos-ngosan, hemat saya setidaknya blog ini telah memiliki pembaca setia yang selalu menyimak artikel-artikel blog ini melalui RSS Reader ataupun email mereka masing-masing (thanks a bunch untuk semua pelanggan RSS Feed blog ini).

Selain itu, dengan jumlah pelanggan RSS Feed yang semakin besar, manfaat lain yang bisa kita dapatkan diantaranya adalah memungkinkan terbangunnya komunitas pembaca setia yang semakin besar, bisa menjadi salah satu ukuran pencapaian kesuksesan blog Anda (selain traffic pengunjung, page views, jumlah komentar dan uang yang Anda hasilkan dari blog Anda), memungkinkan peluang monetisasi blog berdasarkan jumlah pelanggan RSS, dan ketika jumlah pelanggan sudah sangat besar akan menciptakan efek buzz marketing untuk blog Anda.

Berikut adalah 7 cara cerdas yang pasti juga bisa Anda coba untuk meningkatkan jumlah pelanggan RSS blog Anda.

1. Promosikan Fitur Berlangganan RSS Feed di Blog Anda
Jika Anda memang berniat memberikan pilihan kepada pengunjung blog Anda untuk mendapatkan updates artikel dari blog Anda melalui RSS Feed, jangan malu-malu untuk mempromosikan fitur RSS Feed Anda semenyolok mungkin. Pasang “tombol oranye” ikon RSS Feed (atau gambar gadis cantik di artikel ini) di bagian paling atas atau bagian blog Anda yang paling mudah dilihat.

Sebagai contoh, di blog ini saya menggunakan “tombol oranye” ikon RSS Feed yang cukup besar di bagian kanan atas blog ini.

Selain gambar, pergunakan juga berbagai variasi teks link yang intinya menjelaskan bahwa pengunjung blog Anda bisa berlangganan artikel-artikel dari blog Anda melalui RSS Feed. Sebagai contoh, di blog ini Anda pasti akan menjumpainya teks “Artikel ini bermanfaat untuk Anda? Klik disini untuk berlangganan Blogguebo” di bagian footer setiap artikel di blog ini.

Selain itu saya juga memanfaatkan layanan FeedBurner untuk menampilkan fitur berlangganan RSS berupa teks yang bisa Anda temukan juga di bagian footer blog ini (silahkan cek teks link berbunyi “Subscribe to this Feed, Email this, View CC License”).

2. Ajak Pengunjung Blog Anda Untuk Berlangganan RSS Feed Blog Anda
Ada satu trik sederhana untuk menciptakan kalimat ajakan berlangganan RSS yang terbukti lebih efektif meningkatkan jumlah pelanggan RSS blog Anda.

Apa yang terbersit di kepala Anda ketika mendengar kata “Berlangganan”? Biasanya, orang akan berpikir bahwa berlangganan pasti harus membayar. Berlangganan koran misalnya. Alih-alih mempergunakan ajakan umum “Subscribe to my feed” atau “Klik disini untuk Berlangganan RSS”, saya memilih untuk mengajak pengunjung blog ini untuk “mendapatkan updates tips-tips menghasilkan uang melalui blog via RSS Feed“.

Saya yakin, bahkan untuk pembaca yang awam dengan RSS Feed pun pasti akan tergoda dengan ajakan untuk mendapatkan updates tips-tips menghasilkan uang melalui blog, apalagi secara gratis. Dan dari hasil pengujian saya, jumlah pelanggan RSS blog ini memang meningkat cukup signifikan setelah saya menampilkan kalimat ajakan “Dapatkan updates via RSS” dan “Dapatkan updates via Email” di bagian kanan atas blog ini. Anda mungkin bisa menggunakan ajakan “Dapatkan info kesehatan terbaru via email” atau “Dapatkan motivasi harian via email“.

3. Berikan Pilihan Pengunjung Blog Anda Untuk Berlangganan Lewat Email
Selain melalui RSS Reader, beri pilihan alternatif kepada pengunjung blog Anda untuk berlangganan RSS Feed blog Anda melalui email. Selain layanan FeedBurner, layanan lain yang memampukan Anda untuk mengirimkan RSS Feed melalui email diberikan oleh FeedBlitz. Di blog ini, saya memilih menggunakan layanan FeedBurner untuk email.

4. Didik Pengunjung Blog Anda Untuk Memanfaatkan RSS Feed
Bayangkan apa jadinya jika Anda ingin mendapatkan banyak pelanggan RSS Feed, sementara sebagian besar pengunjung blog Anda (bahkan mayoritas pengguna internet) ternyata belum paham benar mengenai apa itu RSS Feed dan bagaimana cara memanfaatkannya. Karenanya, berikanlah penjelasan ringkas kepada pengunjung blog Anda mengenai apa dan bagaimana RSS Feed bisa memberikan manfaat untuk mereka. Di blog ini, saya memberikan tautan link artikel “Apa Itu RSS?” tepat dibawah kalimat ajakan untuk berlangganan RSS Feed di bagian kanan atas blog ini. Dan memang, sebagian besar pelanggan RSS Feed blog ini biasanya membaca terlebih dahulu artikel melalui link tersebut sebelum memutuskan untuk berlangganan RSS Feed blog ini.

5. Berikan Full-Feed Untuk RSS Feed Blog Anda
Terlepas dari perdebatan yang terjadi di seputar masalah full-feed atau partial-feed, saya pribadi merasakan dampak luar biasa peningkatan jumlah pelanggan RSS Feed blog ini dengan memilih memberikan layanan full-feed.

Dengan mau tulus berbagi (tanpa RSS Feed yang disunat, hehehe), pengunjung blog Anda akan lebih menghargai Anda dan juga lebih nyaman membaca artikel blog Anda secara lengkap melalui RSS Feed. Dampaknya, pelanggan RSS Feed juga akan menjadi pembaca setia blog Anda.

6. Berikan Insentif Untuk Berlangganan RSS Feed Blog Anda
Salah satu cara cerdas untuk meningkatkan jumlah pelanggan RSS adalah dengan memberikan insentif atau bonus kepada calon pelanggan RSS Feed blog Anda. Saya sering melakukannya dengan memberikan insentif e-book eksklusif dan gratis untuk mereka yang mau berlangganan RSS Feed blog ini. Teknik memberikan insentif yang lain diantaranya adalah dengan mengadakan kontes atau undian berhadiah yang khusus hanya boleh diikuti oleh pelanggan RSS Feed blog Anda.

7. Berikan E-book Gratis Dengan Link Berlangganan RSS Feed Blog Anda
Salah satu cara lain yang kini populer dilakukan untuk meningkatkan jumlah pelanggan RSS Feed adalah dengan memberikan e-book gratis dengan link ajakan untuk berlangganan RSS Feed di dalamnya. Jika e-book tersebut bagus dan memberikan nilai manfaat yang tinggi, peluang seseorang untuk berlangganan RSS Feed Anda akan semakin besar.

Saya sendiri baru-baru ini telah mencoba teknik memberikan e-book gratis ini dan ternyata benar efeknya memberikan peningkatan jumlah pelanggan RSS Feed secara signifikan. Jika Anda belum mencoba cara ini (dan tentu saja siap menulis e-book), tidak ada salahnya mulai memberikan e-book gratis untuk pembaca blog Anda.

Beberapa teknik diatas adalah cara-cara sederhana yang telah saya pergunakan (dan terbukti berhasil) meningkatkan jumlah pelanggan RSS Feed blog ini dari 0 hingga mencapai 350 pelanggan.

Bagaimana menurut Anda? Senang sekali jika Anda mau berbagi pengalaman dengan saya disini.

P.S: Sudahkah Anda berlangganan RSS Feed blog ini? Jika belum, Anda tahu apa yang harus Anda lakukan.🙂

Semoga bermanfaat.

(Gambar diambil dari Womenize.net)

 

repost : http://www.blogguebo.com

 

 
Leave a comment

Posted by on April 3, 2011 in Article, News, Techno

 

Rahasia di Balik Selaput Dara

img
(Foto: thinkstock)

Jakarta, Selaput dara (hymen) masih diagungkan sebagai simbol keperawanan. Selain bias gender karena tidak pernah ada simbol keperjakaan, kondisi selaput dara ternyata tidak selamanya bisa mencerminkan aktivitas seksual seorang perempuan.

Berikut ini beberapa fakta menarik tentang selaput dara atau hymen yang jarang diketahui seperti dikutip dari Yourtango, Minggu (20/3/2011).

1. Tidak jelas apa fungsinya
Tidak ada yang bisa memastikan apa fungsi selaput dara yang sebenarnya, namun beberapa ahli menduga membran ini berfungsi melindungi organ intim ketika masih bayi. Pada masa itu, sistem kekebalan tubuh masih sangat lemah sehingga rentan mengalami infeksi.

Pada bayi perempuan, selaput dara lebih tebal dan kadang-kadang tidak membentuk lubang sama sekali. Wujudnya berubah seiring bertambahnya usia, menjadi lebih tipis dan memiliki lubang dengan bentuk yang sangat bervariasi pada setiap individu.

2. Hymen bisa rusak karena banyak hal
Kerusakan selaput dara bisa terjadi sejak kanak-kanak, terutama karena aktivitas fisik misalnya main sepeda. Saat remaja, aktivitas yang memicu rusaknya selaput dara antara lain berkuda, pemakaian produk-produk pembersih organ intim dan tentu saja masturbasi dengan cara memasukkan sesuatu ke vagina.

3. Darah dan rasa perih pada malam pertama belum tentu karena hymen sobek
Rusaknya selaput dara akibat penetrasi penis pada malam pertama umumnya menyebabkan rasa nyeri, meski tidak selalu demikian. Sebaliknya, rasa nyeri lebih sering terjadi karena kurang pemanasan sehingga vagina tidak cukup mendapatkan lublikasi atau pelumasan.

Sama halnya dengan perdarahan yang terjadi di malam pertama. Meski kebanyakan dipicu oleh sobeknya selaput dara, keluarnya darah juga bisa terjadi akibat kurangnya pelumasan sehingga bibir atau dinding vagina mengalami luka karena bergesekan dengan penis.

4. Hymen tidak menutupi lubang vagina
Meski ada beberapa bayi perempuan yang lahir dengan selaput dara menutup sempurna, bentuknya tidak akan selamanya demikian. Ketika tubuh dewasa, lubang akan terbentuk dengan sendirinya untuk memberi jalan bagi darah menstruasi yang akan keluar ketika mulai masuk masa puber.

5. Hymen tetap utuh pada 0,5 persen perempuan meski sudah tidak perawan
Jika ada selaput dara yang begitu mudah rusak hanya karena naik sepeda, maka ada juga selaput dara yang bahkan tetap utuh meski dipakai untuk bersetubuh. Statistik menunjukkan 1 dari 200 perempuan punya selaput dara yang cukup kuat hingga tidak rusak meski beberapa kali ditembus benda tumpul.

6. Hymen sering dianggap bukti keperawanan
Di belaham bumi yang lain, ada tradisi yang mewajibkan pengantin baru untuk menyerahkan sprei putih dengan dengan darah perawan untuk membuktikan 2 hal. Pertama, bahwa pengantin perempuan masih perawan dan yang kedua bahwa pasangan itu benar-benar sudah bersetubuh.

Konon, untuk mengakalinya banyak pasangan yang bersekongkol untuk menyerahkan ‘barang bukti’ yang direkayasa dengan melukai pangkal paha hanya untuk mendapatkan bercak darah.

sumber : AN Uyung Pramudiarja – detikHealth

http://health.detik.com/read/2011/03/20/160332/1596836/763/rahasia-di-balik-selaput-dara?ld991107763

 
Leave a comment

Posted by on March 20, 2011 in Article, Culture, Health, Ilmiah, News, Science, Social

 

Benarkah Meniup Udara ke Miss V Bisa Menyebabkan Kematian?

img
(Foto: thinkstock)

Jakarta, Beberapa orang percaya bahwa meniupkan udara ke kelamin wanita saat melakukan hubungan seksual oral dapat berbahaya dan berisiko kematian. Benarkah demikian?

Meniupkan udara ke vagina saat berhubungan seksual memang bisa berdampak fatal bahkan menyebabkan kematian terutama bila dilakukan pada wanita yang sedang hamil. Meski jarang terjadi, kondisi ini bisa memicu sedikitnya 18 kematian ibu dan janin di antara 20 juta kehamilan, seperti dilansitr Livescience, Rabu (2/3/2011).

Meniupkan udara pada vagina wanita hamil saat berhubungan intim dapat berisiko terjadinya embolisme atau penyumbatan pembuluh darah vena.

Embolisme (emboli udara) adalah suatu kondisi yang menyebabkan masuknya gelembung udara ke dalam aliran darah. Bila hal ini terjadi bisa berakibat fatal bahkan menyebabkan kematian karena udara yang masuk menyebabkan penyumbatan aliran darah.

Wanita hamil biasanya diperingatkan untuk tidak membiarkan pasangannya meniupkan udara ke dalam vagina saat melakukan seks oral. Hal ini karena ada lebih banyak pembuluh darah di sekitar organ reproduksi selama kehamilan. Selain itu, ukuran pembuluh darah saat hamil juga canderung lebih besar.

Bila pembuluh darah lemah atau tekanan udara yang ditiupkan cukup besar, maka udara yang masuk ke dalam vagina dan rahim dapat menembus pembuluh darah yang menyebabkan embolus.

Oleh karena itu, jika melakukan seks oral saat hamil, pastikan agar pasangan tidak meniupkan udara ke dalam vagina karena berisiko menyebabkan udara masuk ke vena dan menyumbat aliran darah ke janin.

Tapi pada wanita yang tidak hamil, diperlukan tekanan udara yang besar untuk dapat menyebabkan embolisme, sehingga sangat jarang ditemukan kasus pada wanita yang tidak hamil.

sumber : Merry Wahyuningsih – detikHealth

http://health.detik.com/read/2011/03/02/154243/1583081/763/benarkah-meniup-udara-ke-miss-v-bisa-menyebabkan-kematian?ld991107763

 
Leave a comment

Posted by on March 2, 2011 in Article, Culture, Health, Ilmiah, News, Science, Social

 

Ganja Sebagai Energi alternatif

Pada saat krisis minyak bumi melanda dunia pada 1970-an, pemerintah Brasil berhasil mengembangkan teknologi bahan bakar minyak (BBM) alternatif melalui pro-alcohol programme, yaitu program pemanfaatan tanaman tebu sebagai bahan dasar pengolahan alkohol dan etanol (biofuel).

Dua kebijakan subsidi dilakukan untuk mendukung program ini. Pertama, subsidi bagi petani yang menanam tebu untuk diolah menjadi etanol, sehingga mereka memperoleh pendapatan yang berimbang dengan petani yang tebunya diolah menjadi gula. Kedua, subsidi harga pada stasiun pengisian bahan bakar yang menyebabkan harga jual etanol menjadi lebih murah dari BBM yang berasal dari minyak bumi.

Lambat laun kebijakan tersebut membuahkan hasil. Pemakaian biofuel di Brasil dapat menggeser popularitas pemakaian minyak bumi. Hal ini berdampak pada peningkatan jumlah produksi kendaraan yang menggunakan bahan bakar etanol. Puncaknya terjadi pada tahun 1985 dan 1986 di mana sekitar 75% sepeda motor dan 90% mobil dirancang untuk bisa menggunakan campuran BBM-etanol (Wayan R Susila, 2007). Brasil mampu membuktikan pada dunia, jika ilmu pengetahuan dimanfaatkan secara positif oleh pemerintah, kebijakan itu dapat menyejahterakan kehidupan rakyat. Bagaimana halnya dengan Indonesia?
Indonesia merupakan salah satu negara pemilik hutan hujan tropis (rainforest) terbesar di dunia. Beragam jenis tanaman yang berpotensi untuk diolah menjadi biofuel, tumbuh berkembang di negara ini. Selain kelapa sawit dan tebu yang sudah lazim dijadikan biofuel, ada satu jenis tanaman lain di Indonesia yang berpotensi untuk diolah menjadi bahan bakar, yaitu ganja atau yang dikenal juga sebagai cannabis, marijuana, hemp atau hasish.Walaupun bukan tanaman asli Indonesia, ganja dapat tumbuh dengan baik di hampir seluruh wilayah perbukitan di Aceh. Kualitas ganja Aceh pun sangat terkenal di dunia. Sayangnya, ia diasosiasikan dengan tanaman yang dapat dihisap daunnya dan membuat mabuk penghisapnya. Ia dimasukkan ke dalam kategori narkotika dan penggunaannya dilarang di banyak negara di dunia, termasuk di Indonesia.

Batang Tanamannya

Padahal, dalam beberapa dekade terakhir, banyak peneliti di dunia yang telah mengembangkan penelitian tentang pengolahan ganja menjadi bahan bakar. Ayhan Demirbas, pakar energi dari Turki, dalam bukunya, Green Energy and Technology-Biofuels: Securing the Planet’s Future Energy Needs, memasukkan ganja ke dalam daftar oil species for biofuel production. Ia mengungkapkan bahwa senyawa organik yang terkandung di dalam tanaman ganja dapat digunakan untuk memproduksi biodiesel.

Peneliti lain, Claus Brodersen, Klaus Drescher dan Kevin McNamara, dalam bukunya Economics of Sustainable Energy in Agriculture mengungkapkan bahwa ganja merupakan salah satu tanaman penghasil biomass energy. Kemudian Michael Starks, dalam bukunya Marijuana Chemistry: Genetics, Processing and Potency, menerangkan dengan jelas senyawa organik yang terkandung dalam setiap bagian tanaman ganja. Salah satu bagian tanaman ganja yang berpotensi menghasilkan minyak adalah batang tanamannya.

Pada masa pemerintahan Soekarno, tanaman ganja hanya dianggap sebagai tanaman liar. Baru pada pemerintahan Soeharto, ganja dikategorikan sebagai salah satu jenis narkotika yang dilarang penggunaannya di Indonesia. Kebijakan kriminalisasi ganja yang diambil Soeharto, erat kaitannya dengan kondisi politik domestik dan internasional saat itu. Pemerintah juga aktif mendukung program-program internasional, seperti “war on drugs” yang dicetuskan Amerika Serikat (AS). Pemerintah AS menggunakan dua konvensi internasional sebagai dasar hukum untuk menekan negara-negara di dunia agar mendukung program tersebut. Pertama, single convention on narcotic drugs (1961) beserta protokol yang mengubahnya. Kedua, convention on psychotropic substances (1971). Keduanya mengatur tentang upaya penanganan peredaran narkotika dan psikotropika di dunia.

Pemerintah Indonesia meratifikasi konvensi tunggal narkotika 1961 beserta protokol yang mengubahnya melalui UU No 8/1976. Dua puluh tahun kemudian, giliran Konvensi Psikotropika 1971 yang diratifikasi melalui UU No 8/1996.

Pemerintah pun memberlakukan dua peraturan hukum untuk memperkuat kedua konvensi tersebut, yaitu UU No 5/1997 tentang Psikotropika dan UU No 22/1997 tentang Narkotika. Namun, semenjak kedua pearaturan hukum tersebut diberlakukan oleh pemerintah, peredaran ilegal narkotika, psikotropika, dan zat-zat adiktif lainnya (NAPZA) semakin merebak di hampir seluruh wilayah di Indonesia. Tindak pidana NAPZA yang terjadi di Indonesia turut pula meningkat jumlahnya. Pemerintah akhirnya merevisi UU No 22/1997 pada tahun 2005 untuk merespons situasi tersebut. Hingga saat ini, rancangan undang-undang narkotika masih terus dibahas oleh DPR.

Pembawa Berkah?

Ganja masih dikategorikan sebagai salah satu jenis narkotika golongan I di dalam RUU Narkotika, sehingga semua kegiatan masyarakat yang berhubungan dengan tanaman ganja, dikategorikan pemerintah sebagai suatu tindak pidana khusus (delict), karena sifatnya yang tidak memerlukan korban (crime without victim). Sebenarnya, penggunaan ganja masih dimungkinkan untuk tujuan medis dan ilmu pengetahuan. Namun, sampai dengan saat ini, pemerintah belum mempunyai niat untuk mengembangkan potensi tanaman ini.

Pada saat ini, Indonesia sedang dilanda krisis energi. Kelangkaan dan ketidakstabilan harga BBM merupakan persoalan yang selalu dihadapi rakyat miskin di Indonesia. Persoalan ini juga dirasakan oleh negara-negara lain di dunia. Berkurangnya cadangan minyak bumi dunia merupakan salah satu penyebab.

Dalam situasi sulit seperti itu, pemerintah Indonesia harus mengambil langkah konkret yang lebih jelas tujuannya, yaitu menyejahterakan rakyat. Tidak hanya menaikkan dan menurunkan harga BBM secara politis sebagaimana yang dilakukan oleh pemerintahan saat ini. Kebijakan politis seperti itu tidak akan menyelesaikan persoalan bangsa.

Belajar dari pengalaman Brasil, sudah saatnya pemerintah Indonesia mengembangkan teknologi bahan bakar alternatif. Harapannya, ketergantungan Indonesia terhadap minyak bumi dapat teratasi. Tanaman ganja dapat menjadi pilihan.

Pertanyaannya, apakah pemerintah akan terus menganggap ganja sebagai tanaman pembawa malapetaka yang harus dimusnahkan? Atau justru sebaliknya, pemerintah akan menganggap ganja sebagai tanaman pembawa berkah yang harus dibudidayakan dan dikembangkan potensinya?

 
Leave a comment

Posted by on February 28, 2011 in Article, Ilmiah, News, Science